.post-body { -moz-user-select: none; -khtml-user-select: none; -o-user-select:none; user-select: none; }

Total Tayangan Halaman

Jumat, 08 Agustus 2014

RUANG LINGKUP BIOLOGI

RUANG LINGKUP
BIOLOGI
(THE SCOPE OF BIOLOGY)
A.    Arti Biologi

          Biologi berasal dari bahasa Yunani/Greek, bios=hidup dan logos=ilmu
          Biologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup
          Aristoteles....Bapak perintis Biologi (Orang pertama yang mengumpulkan dan mengklasifikasi spesies biologi secara sistematis)
1.Ciri-ciri Makhluk Hidup
a. Membutuhkan nutrisi
                b. Transportasi sel
                c. Respirasi
                d. Metabolisme
                e. Ekskresi
                f. Tumbuh dan berkembang
                g. Reproduksi
                h. Regulasi dan iritabilitas
                i. Adaptasi
2. Ruang Lingkup Biologi
(the scope of biology)
Keseluruhan sistem kehidupan dibangun atas organisasi kehidupan yang meliputi 11 tingkat yaitu :
          Molekul (molecule) : kumpulan unsur unsur yang membangun suatu persenyawaan kimia
          Sel (cell) : bagian terkecil dari tubuh makhluk hidup
          Jaringan (tissue) : sekumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama
          Organ (organ) : kumpulan beberapa jaringan yang mendukung suatu fungsi tertentu
          Sistem Organ (organ system) : kumpulan beberapa organ yang membentuk suatu sistem
          Organisme (organism) : makhluk hidup tunggal
          Populasi (population) : kumpulan makhluk hidup sejenis
          Komunitas (community) : kumpulan beberapa populasi yang mendiami suatu tempat dan waktu yang sama
          Ekosistem (ecosystem) : interaksi antara komponen biotik dan abiotik yang membentuk suatu kesatuan
          Bioma (biome) : ekosistem dalam skala besar yang terjadi karena interaksi iklim dengan keanekaragaman makhluk hidup yang khas
          Biosfer : keseluruhan porsi bumi yang dihuni oleh kehidupan
Manfaat Biologi bagi kehidupan :
          Membantu dalam menemukan dan mengembangkan :
                ²           bahan makanan
                ²           bahan pakaian
                ²           bahan peralatan dan perumahan
                ²           energi
          Menemukan penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit, baik pada manusia, hewan maupun tumbuhan
          Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan pengendali proses kehidupan (gen)
          Mengkaji dan melestarikan lingkungan untuk kelestarian kehidupan
3. Cabang dan Objek kajian Biologi (The Branches and object of biological study) :
NO
Nama Cabang Biologi
Bidang Kajiannya
1.
Anatomi
Struktur tubuh makhluk hidup
2.
Bakteriologi
Struktur,fungsi dan peran bakteri
3.
Bioteknologi
Pemanfaatan organisme hidup atau komponennya untuk menghasilkan produk dan jasa
4.
Botani
Semua segi kehidupan tumbuhan
5.
Ekologi
Hubungan timbal balik makhluk hidup dengan lingkungannya
6.
Embriologi
Perkembangan embrio
7.
Entomologi
Mempelajari serangga
8.
Etologi
Perilaku serangga
9.
Evolusi
Semua perubahan yang telah mentransformasi kehidupan di bumi dari awal sampai sekarang
10.
Fisiologi
Fungsi alat alat tubuh
11.
Genetika
Pewarisan sifat makhluk hidup
12.
Higiene
Cara dan aturan hidup sehat
13.
Histologi
Struktur dan fungsi jaringan
14.
Imunologi
Kekebalan tubuh
15.
Limnologi
Mempelajari rawa,danau
16.
Mikologi
Semua segi kehidupan jamur
17.
Mikrobiologi
Struktur,fungsi dan peranan jasad renik
18.
Morfologi
Susunan dan bentuk tubuh luar makhluk hidup
19.
Organologi
Organ atau alat-alat tubuh makhluk hidup
20.
Ornitologi
burung
21.
Paleontologi
Fosil dan hubungannya dengan sejarah bumi
22.
Parasitologi
Kehidupan parasit dan pengaruhnya terhadap tubuh makhluk hidup
23.
Patologi
Perihal penyakit
24.
Sitologi
Susunan dan fungsi bagian bagian sel
25.
Taksonomi
Pengelompokan makhluk hidup
26.
Virologi
Struktur,fungsi dan peranan virus
27.
Zimologi
Susunan dan fungsi enzim
28
Zoologi
Semua segi kehidupan hewan

B. Metode Ilmiah (scientific method)
Metode ilmiah merupakan cara-cara yang ditempuh ilmuan untuk memecahkan suatu masalah
1. Langkah-langkah pada metode ilmiah
a)      Menemukan masalah
b)      Mengumpulkan keterangan/observasi
c)       Menentukan hipotesis/dugaan sementara
d)      Merancang dan melakukan eksperimen
e)      Menganalisis data dan menarik kesimpulan

2. Keterampilan proses ilmiah
  1. Mengamati
  2. Observasi
  3. Menggolongkan
  1. Mengukur
  2. Menggunakan alat
  3. Mengkomunikasikan hasil
  4. Menafsirkan
  1. Memprediksi
  2. Menganalasis dan mensintesis
  1. Keterampilan memecahkan masalah secara ilmiah
  2. Keterampilan berpikir logis,deduktif dan induktif
  3. Menciptakan penemuan yang bermanfaat bagi manusia

3. Sikap ilmiah
a.     Rasa ingin tahu
b.    Objektif
c.     Jujur
d.      Teliti

  1. Mau bekerja dan bekerjasama serta saling menerima dan memberi
  2. Keterbukaan pikiran dan kritis
  3. Tekun dan tidak mudah menyerah
4. Ciri metode ilmiah :
Memiliki objek kajian yang komplit/nyata
Objektif
Universal
Menggunakan cara berpikir logis
Untuk mengkajinya perlu langkah sistematis
Hasil kajiannya berupa hukum

5. Penentuan Variabel
Langkah terpenting dalam merancang eksperimen adalah menentukan variabel penelitian
Variabel diartikan sebagai peubah
Macam macam variabel :
1)      Variabel bebas : faktor yang dibuat bervariasi,
2)      Variabel terikat : faktor yang muncul akibat variabel bebas
3)      Variabel kontrol : faktor yang dapat mempengaruhi hasil eksperimen, tapi dijaga agar tidak berpengaruh
4)      Variabel pengganggu : faktor yang menyebabkan gagalnya suatu penelitian
Contoh metode ilmiah:
1. Perumusan masalah: Apakah tubuh udang dipengaruhi oleh algae yang menjadi makanannya
2. Mengumpulkan keterangan :Dari berbagai informasi diperoleh keterangan bahwa warna udang dipengaruhi makanannya
3. menyusun hipotesis : Warna tubuh udang dipengaruhi oleh warna pigmen alga yang menjadi makanannya
4. Melakukan eksperimen
          2 akuarium masing2x diberi udang dan diberi makan rumput laut :
  1. Rumput laut merah
  2. Rumput laut hijau
Setelah beberapa hari akuarium
  1. Udang berwarna merah
  2. Udang berwarna hijau
5. menarik kesimpulan : Warna tubuh udang dipengaruhi oleh warna pigmen alga yang menjadi makanannya

1)      Variabel bebas
                                warna pigmen alga merah dan hijau
2)      Variabel terikat
                                warna udang yang berbeda beda
3)      Variabel kontrol
                                ukuran akuarium, air, tempat,waktu
4)      Variabel pengganggu
                                kucing dll
KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP
          ADALAH PENGELOMPOKAN MAHLUK HIDUP BERDASARKAN CIRI MORFOLOGI, ANATOMI DLL
          Sistematika : Pengelompokan mahluk hidup yang sudah menggunakan aturan tertentu
          Taksonomi : Pengelompokan hasil klasifikasi pada tingkat yang berbeda-beda atau pada takson yang berbeda
          Semakin tinggi jenjangnya semakin banyak anggotanya, tetapi persamaan sifat yang dimiliki anggotanya semakin sedikit
Tujuan dan Manfaat
  1. Mendeskripsikan ciri mahluk hidup,agar mudah dikenal
  2. Mengelompokkan mahluk hidup berdasarkan persamaan cirinya
  3. Mengetahui hubungan kekerabatan antar mahluk hidup
4.      Mempelajari evolusi mahluk hidup atas dasar kekerabatannya
Macam-macam klasifikasi
1. Klasifikasi sistem alami (Aristoteles)....didasarkan ukuran dan strukturnya
          Contoh tumbuhan dibagi 3 kingdom :herba, semak ,pohon
2. Klasifikasi sistem buatan(Carolus Linnaeus)...didasarkan sifat morfologi  misal warna bunga , bentuk daun ,jumlah benang sari dan putik
          Linnaeus adalah pencetus binomial nomenklatur (tata nama ganda) Urutannya :
  1. Menggunakan 2 kata
  2. Kata I  : genus/marga diawali huruf besar kata II :spesies/jenis diawali huruf kecil
  3. Antara kata I dan II harus dipisah dan digarisbawahi atau dicetak miring
Contoh : Musa paradisiaca
     
      Kingdom : Animalia
      Phylum : Chordata
      Class : Mamalia
      Order : Carnivora
      Family : Felidae
      Genus : Panthera
      Species :Panthera tigris (harimau)
 Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mamalia
Order : Carnivora
Family : Felidae
Genus : Felis
Species :Felis domestica (kucing)
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mamalia
Order : Carnivora
Family : Felidae
Genus : Panthera
Species :Panthera leo (singa)
Panthera tigris (harimau)
TAXONOMIC LEVELS :
      Kingdom
      Phylum
      Class
      Order
      Family
      Genus
      Species
3.Klasifikasi Sistem Filogenetik : sistem klasifikasi mahluk hidup yang didasarkan jauh dekatnya hubungan kekerabatan mahluk hidup.  Didasarkan ciri morfologi, anatomi fisiologi , peril
Perkembangan Klasifikasi Sistem Filogenetik
  1. Sistem 2 Kingdom...Plantae , Animalia
  2.  Sistem 3 Kingdom...Protista, Plantae , Animalia
  3.  Sistem 4 Kingdom... Monera, Protista, Plantae , Animalia
  4.  Sistem 5 Kingdom. ...Monera, Protista, Fungi, Plantae , Animalia...
  5.  Sistem 6 Kingdom....Plantae, Animalia, Eubacteria,Archaebacteria, Protista, Fungi
Five Kingdoms: (Human created)
          Monera
          Protists
          Fungi
          Animals
          Plants
Tahapan dalam Klasifikasi :
          Pencandraan /identifikasi ciri mahluk hidup
          Pengelompokan berdasarkan ciri
          Pemberian nama takson
Urutan tingkatan takson dalam klasifikasi dari yang paling rendah :
  1. Spesies (jenis)
  2. Genus (Marga)
  3. Famili (Suku)
  4. Ordo (Bangsa)
  5. Classis (Kelas)
  6. Phyllum (Filum) ..animalia atau Divisio (Divisi)...tumbuhan
  7. Kingdom (kerajaan)
MONERA
ORGANISME DIBEDAKAN  2 KELOMPOK:
          1. PROKARIOTIK :organisme yang tidak memiliki membran inti, contoh :Archaebacteria dan eubacteria ( bakteri)
          2. EUKARIOTIK : organisme yang memiliki membran inti, contoh : Protista, jamur, hewan, tumbuhan
Bakteri berasal dari bahasa yunani bakterium  : batang kecil
A.    Bakteri

1. Ciri bakteri
·         Merupakan mikroorganisme yang berukuran lebar 0,5-1 mikron dan panjang hingga 10 mikron
·         Dapat hidup di berbagai lingkungan (kosmopolitan) misal di di tubuh organisme, tanah, air tawar, air laut
·         Dinding sel tersusun atas polisakarida yang berikatan dengan protein membentuk peptidoglikan
          Dalam selnya mengeluarkan lendir yang membungkus dinding sel membentuk kapsul……………..patogen
          Ada yang memiliki flagel…….untuk bergerak
          Jika kondisi buruk membentuk endospora (spora dalam sel)…..tahan terhadap lingkungan buruk
2. Bentuk bakteri
A. Batang ( basil) dibedakan atas : 
          1. basil tunggal  :Salmonella typhi….tipus
          2. diplobasil : Azotobacter ….bakteri pengikat nitrogen
          3. streptobasil : Bacillus anthracis
B. bola (coccus ):
          1. Monokokus (bola tunggal) : Neisseria gonorrhoeae … penyebab penyakit kencing nanah
          2. Diplokokus :(bola bergandengan dua-dua) :Diplococcus pneumoniae….penyebab radang paru-paru \pneumonia
          3. Sarkina ( bola berkelompok empat-empat sehingga mirip kubus) : Sarcina sp.
          4. streptokokus , bola berbentuk rantai : Streptococcus pyogenes.....penyebab penyakit tenggorokan, Streptococcus thermophillus....utk membuat yogurt
          5. stafilokokus (mirip buah anggur) :
          Staphylococcus aureus....penyebab penyakit radang paru-paru
c. Spiral
ada 3 macam :
a. Vibrio (koma) : Vibrio cholerae….penyebab penyakit kolera
b.Spirochaeta (spiral berbentuk lentur) : Treponema pallidum (sifilis\ raja singa)
c. Spiral  :Spirillum sp
STRUKTUR TUBUH BAKTERI
  1. Lapisan lendir\ kapsula
                melindungi terhadap kekeringan dan sebagai gudang makanan dan melindungi diri dari serangan sel inang
  1. Dinding sel
                Bahan : peptidoglikan ( gula + protein / asam amino )
                Fungsi : memberi proteksi
                                         memberi bentuk yang selalu tetap
Berdasar struktur protein dan polisakaridayang ada pada dinding sel dibedakan: bakteri gram positif dan gram negatif
  1. Membran sel
                fungsi   : tempat keluar masuknya zat
                sifat     : semipermiabel
          Gram-positif adalah bakteri yang mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna biru atau ungu di bawah mikroskop. [1]
Disisi lain, bakteri gram-negatif akan berwarna merah atau merah muda. [1] Perbedaan keduanya didasarkan pada perbedaan struktur dinding sel yang berbeda dan dapat dinyatakan oleh prosedur pewarnaan Gram.
          Bakteri gram positif seperti Staphylococcus aureus (bakteri patogen yang umum pada manusia) hanya mempunyai membran plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal berupa peptidoglikan.[2] Sekitar 90 persen dari dinding sel tersebut tersusun atas peptidoglikan sedangkan sisanya berupa molekul lain bernama asam teikhoat. [1] Di sisi lain, bakteri gram negatif (seperti E. coli) memiliki sistem membran ganda di mana membran pasmanya diselimuti oleh membran luar permeabel.[2] Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal berupa peptidoglikan, yang terletak di antara membran dalam dan membran luarnya
  1. Flagellum : Mendukung mobilitas ( tidak semua ada )
  1. Pili : Menjadi saluran pada konjugasi (mampu menyuntikkan sebagian DNA kesel lain )
  1. Sitoplasma  :sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia dalam sel
  2. Mesosom : lipatan ke dalam dari membran sel  berfungsi sebagai tempat respirasi sel ( penyedia energi )
  3. Ribosom : tempat sintesa protein
  4. DNA : pembawa sifat genetik 
  5. Plasmid : DNA non kromosom berbentuk sirkuler
  6. Endospora : untuk mempertahankan diri dari kondisi buruk
Proses bersambungnya DNA virus dengan DNA bakteri dikenal sebagai
 REKOMBINASI DNA
6.      Penggolongan bakteri berdasarkan cara memperoleh makanan:

a. bakteri heterotrof : memperoleh makanan berupa zat organik dari lingkungannya
Dibedakan : saprofit (zat organik diperoleh dari sampah diubah menjadi zat anorganik berupa CO2, H2O,energi dan mineral contoh Escherichia coli) dan parasit contoh ; Clostridium tetani \ tetanus, Mycobacterium tuberculosis \ TBC,Mycobacterium leprae \ lepra
b. Bakteri autotrof
dapat menyusun zat organik dari anorganik dengan 2 cara:
1. menggunakan energi cahaya disebut fotoautotrof contoh bakteri hijau (mengandung pigmen hijau disebut bakterioklorofil)dan bakteri ungu ( mengandung pigmen ungu ,merah, kuning disebut juga bakteriopurpurin)
2. Menggunakan energi kimia
energi kimia diperoleh ketika terjadi perombakan zat kimia dari molekul kompleks menjadi molekul sederhana dengan melepas hidrogen. Bakteri  yang menggunakan energi kimia untuk sintesis zat-zat organikdisebut bakteri kemoautotrof. Misal bakteri Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter

Berdasarkan kebutuhan akan oksigen, bakteri dibedakan :
a. Aerob : bakteri yang membutuhkan oksigen dalam proses respirasi yang bertujuan untuk menghasilkan energi
Contoh bakteri nitrifikasi : bakteri yang membantu menambat N2 dari udara  bebas dan menyuburkan pertanian :
  1. Bakteri Nitrit : Nitrosococcus dan Nitrosomonas
                2NH3 + 3O2 ® 2HNO2 + 2H2O + E
                 amonia           asam nitrit
  1. Bakteri Nitrat : Nitrobacter
                 HNO2 + O2 ® HNO3 + H2O  + E
                   asam nitrit   asam nitrat
Dan bakteri lain yang prosesnya :
C6H12O6+6O2                          6CO2+6H2O + energi


Kamis, 24 Juli 2014

Contoh Puisi MOPD

Contoh Puisi MOPD
Puisi ini saya buat untuk tugas  MOPD SMA 1 BAE KUDUS TH 2014/2015


Jam berdenting 7 kali
Kulangkahkan kaki menuju SMA1 BAE KUDUS
Mentari menyapa dan menyambutku

Ku teruskan langkahku menuju indor SMA1 BAE KUDUS
Kami berkumpul tuk trima arahan persiapan MOPD
Ku siapkan mental bajaku tuk hadapi MOPD

Rambut berpita warna warni jadi penghias mahkotaku
Rasa malu tak ku hiraukan
Aku hanya kata iya dan iya untuk semua tugas yang kuterima
Disiplin telah mengukir jiwaku

Hari demi hari ku lewati dengan senyuman
Terimakasih kakak – kakakku  yang telah mengukir jiwa dan mentalku
Kini ku mulai hari ku di SMA1 BAE KUDUS ini dengan langkah pasti





 ""Puisi sederhana  ini contoh untuk MOS / MOPD  so silangkan kalo mau di copy      
Emmm ....  tapi wajib menyebutkan sumbernya  ya ""

Thank You
Don’t be a plagiarist  yeeahh J


Minggu, 25 Mei 2014

Semua Tentang Puisi

A.      PENGERTIAN PUISI
Puisi (dari bahasa Yunani kuno: ποιέω/ποι (poiéo/poió) = I create) adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya.
(-menurut “WIKIPEDIA”-)
B.      UNSUR – UNSUR ISI PUISI
1.  Tema
Yaitu gagasan pokok yang dikemukakan penyair melalui puisi. Tema bersifat khusus, objektif, dan lugas.
2.  Daya Bayang ( Perasaan)
Yaitu puisi mampu menjadikan sesuatu yang abstrak menjadi kongkret.
3.  Rima dan Irama
Yaitu istilah lain untuk persajakan atau persamaan bunyi. Sedangkan irama yang sering juga dikatakan ritme adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lembut, atau pun cepat lambatnya kata atau beris suatu puisi bila di baca,
4.  Citraan
Kesan yang ditangkap berhubungan dengan indra manusia. Citraan yang dapat ditemui dalam puisi meliputi citraan pendengaran, perasaan, penglihatan, perabaan penciuman, dan pengecap.
·         Citraan pendengaran         : “ terdengar suara – suara gemuruh gunung pertanda kemurkaan tuhan”
·         Citraan perasaan       :  “ hatiku pecah berkeping – keping saat kau mengatkan hal itu”
·         Citraan penglihatan   : “ ku lihat  burung berterbangan tanpa lelah mengelilingi bumi”
·         Citraan penciuman    : “ aromamu semerbakmu mengikat hatiku”
5.  Amanat
Yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pendengar atau pembaca.

C.    UNSUR – UNSUR BENTUK PUISI
a.   Diksi ( pilihan kata)
b.   Unsur Wujud
Unsur puisi yang di bentuk dari susunan kata, baris, bait, hingga membentuk puisi
c.   Unsur pertautan antar baris
d.   Unsur musikalitas
e.   Unsur gaya dan bahasa
D.   CARA MENCARI ISI PUISI
Isi puisi berkaitan dengan tema. Untuk itu kamu harus memaknai kata per kata atau pun baris per baris. Sehingga dapat disimpulkan isi puisi merupakan masalah pokok yang dikemukaan penyair.
E.      Majas dalam Puisi
Majas merupakan gaya bahasa kias yang digunakan penyair untuk memperindah diksi dalam puisi.
a.    Majas Perbandingan
§  Mertafora
Majas yang membandingkan dua objek secara langsung, tanpa menggunakan pembanding.  Contoh :
a.    Pemuda adalah tulang punggung negara
b.    Mendadak darah saya mendidih mendengar kata – katanya yang kasar itu.
c.     Kapan saudara berjumpa dengan lintah darat itu?


§  Simile
Majas yang membandingkan dua objek yang berlainan, tetapi dianggap sama. Perbandingan itu ditandai dengan penggunaan kata  seperti:  sebagai, ibarat, bak, umpama, dan laksana. Contoh :
a)   Kau bagaikan pahlawan dihatiku yang tak pernah hilang ditelan waktu.
b)   Dia ibarat kacang lupa dengan kulitnya
c)   Engkau laksana embun penyejuk kehausan.
§  Personifikasi
Majas yang menggambarkan benda mati seolah – olah hidup.
Contoh:
a)   Sebentar lagi matahari akan bangkit dari peraduannya.
b)   Dari jauh tampak nyiur melambai – lambai menyambut kedatangan kami di pulau itu.
c)   Banjir yang kemarin telah menelan harta benda penduduk.
b.   Majas Pertentangan
§  Hiperbola
Majas yang mengandung pernyataan yang melebih – lebihkan.
Contoh:
a) Suaranya mengelegagar membelah angkasa.
b) Keringatnya menganak sungai
§  Litotes
Majas yang menyatakan sesuatu lebih rendah dari pada yang sebenarnya.
Contoh :
a) Jika anda tidak berkeberatan, silahkan datang ke pondok saya !
b) Terimalah, barang yang tak  berharga ini sebagai tanda mata.
§   Ironi
Majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan maksud olok – olok, tetapi menggunakan kata – kata halus.
Contoh :
a) Wah, pintar memang kau, mengerjakan soal semudah itu tak satu pun yang betul.
b) Baru jam 08.00, megapa sudah bangun.
c.   Majas pertautan
§  Sinekdoke
Pars pro toto, majas yang menyebutkan nama sebagai pengganti nama keseluruhan.
Contoh :
a)   Sudah lama saya tidak melihat batang hidungnya.
b)   Untuk dapat melihat pertunjukan itu, setiap kepala di haruskan membayar Rp 500,00
§  Sinekdoke
Totem pro parte, majas yang menyebutkan nama keseluruhaan sebagai pengganti nama sebagian.
Contoh :
a) Dalam pertadingan kemarin petang, Semarang berhasil menguguli Yogyakarta dengan 3 – 0 langsung.
b) Perang dunia II berakhir pada tahun 1942.

d.   Majas perulangan
§  Aliterasi
Majas yang memanfaatkan kata – kata yang memiliki persamaan bunyi awal kata.
Contoh :
a) Kau keraskan kalbunya.
b) Bagai batu membesi benar
c)  Timbul telangkai bertongkat urat
§  Asonansi
Majas perulangan yang berwujud perulangan vokal.
Contoh :
a) Dengan hitam kelam
b) Mati api dalam hati
c)  Harum sekuntum bunga rahasia
F.    Contoh puisi

HUTAN  TELAH MENGUNING”                                              
  karya: Denada Grehastuti

Pohon kini engan tumbuh
Hutan telelah gersang
Rintik hujan hanya lewat
Tak setetes  pun tersisa
Hutan telah menguning
Ketamakan,keserakahan mananusia
Satu demi satu pohon di babat
untuk diambil kayunya
Pohon enggan tumbuh
Kini hutan menjadi gersang
Kini hutan meranggas,menguning
Satu demi satu satwa menghilang
Ku berharap pohon tumbuh seperti dulu
tumbuh disetiap penjuru
Menemani hutan disetiap waktu
Hutan hijau dambaan bumi pertiwi



_____________”Sekian informasi tentang mengupas dalam puisi semoga bermanfaat”________
____Thank you J ____